news hot

Hot News

Tech Center [ View all Tech News ]

Latest Updates

Tampilkan postingan dengan label tips kehidupan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips kehidupan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 30 Agustus 2011

Satu Dari Lima Karyawan Wanita Rela Ditiduri Boss Demi Karir

0 komentar
Satu Dari Lima Karyawan Wanita Rela Ditiduri Boss Demi Karir - Jakarta - Di era serba kompetitif seperti sekarang ini, mencari pekerjaan nampak begitu sulit. Bagi mereka yang sudah memiliki pekerjaan pun harus lebih berusaha agar performa kerjanya maksimal dan tidak dipecat. Tak hanya itu, seringkali orang tidak puas dengan apa yang dimilikinya sekarang dan menginginkan posisi yang lebih tinggi.

Sebuah survei mengejutkan dilansir oleh situs staffbuy. Mereka menemukan bahwa satu dari lima pekerja di Inggris akan mempertimbangkan tidur dengan atasan maupun kolega kerjanya yang lebih senior agar bisa mendapatkan promosi. Survei ini juga mendapati bahwa pria lebih terbuka akan hal ini untuk mendapatkan promosi jabatan.

Penelitian ini dilakukan terhadap 5,000 orang pelamar kerja. Mereka ditanyakan hal-hal seputar dunia kerja dan aspirasinya. 7% mengatakan mereka tidak sungkan untuk melakukan hal-hal yang tidak biasa dengan pihak manajemen untuk mendapatkan promosi jabatan. 12% dari mereka juga mengaku akan mempertimbangkan hal ini meskipun belum yakin akan merealisasikannya, seperti dikutip dari Female First.

Untuk masalah jenis kelamin, pria tetap lebih banyak yang mempertimbangkan hal ini ketimbang wanita. Perbandingannya yaitu, 30% untuk pria dan 8% untuk wanita.

"Hasil survei ini sangat mengejutkan, khususnya perbedaan besar antara perilaku pria dan wanita terhadap hal ini," ujar Tony Wilmot, pendiri situs staffbay. Menjalin 'hubungan gelap' di kantor sangatlah berbahaya. Manajer ataupun staf senior memiliki posisi penting yang akan dipertahankan. Jadi tipis kemungkinan mereka akan berpihak kepada Anda jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan di kemudian hari. (detik)

Senin, 15 Agustus 2011

Apakah Tampang Masih Menjadi Hal Penting Saat Mencari Pasangan

0 komentar
Apakah Tampang Masih Menjadi Hal Penting Saat Mencari Pasangan ... Siapa, sih, yang tak ingin mempunyai pasangan dengan wajah tampan serta fisik yang tegap dan sehat? Wajar jika Anda menginginkannya. Namun, jika hal ini menjadi kriteria utama saat mencari pasangan, wajar pula apabila hingga sekarang Anda tak juga memiliki pasangan. Mungkin Anda perlu mendengarkan pendapat Katherine Gould, penulis buku A Tiger in the Bedroom. Menurut dia, berfokus pada penampilan seseorang menandakan Anda masih membutuhkan inteligensi, intuisi, dan pikiran yang sehat saat mencari pasangan.


Nah, bagaimana mengetahui bahwa Anda terobsesi dengan tampang seseorang ketimbang kelebihan nonfisiknya yang lain? Berikut ini beberapa tandanya. 
 
1. Anda cenderung mengabaikan kekurangan nonfisik pasangan.

Ketika pendapat atau ucapan si dia terdengar kurang menyenangkan, biasanya Anda akan berusaha untuk mengerti. "Mungkin dia lagi bete di kantornya," begitu Anda beralasan. Atau, Anda menyadari bahwa si dia gemar sekali tebar pesona meskipun sedang bersama Anda. Saat sedang kesal, ia kerap mencaci-maki Anda dengan kata-kata kasar, dan Anda lagi-lagi berusaha memahami kebiasaannya itu. Tampangnya yang sempurna dan kepandaiannya merebut kembali hati Anda memang membuat Anda selalu luluh dan memaafkan kekurangan nonfisiknya.

2. Anda fokus pada kekurangan yang terkecil saat mempertimbangkan apakah seseorang layak dikencani atau tidak.

Anda mempertimbangkan berbagai aspek dalam diri seorang pria, dan akhirnya berusaha menggugurkan dirinya sebagai calon kekasih karena tak suka kulitnya yang cenderung gelap. Atau, Anda langsung ilfil ketika mendengar komentar orang lain tentang pria idaman Anda, seperti, "Ih, hidung si Andre itu ternyata gede banget, ya?" Hubungan yang sejati seharusnya tidak bergantung pada hal-hal detail semacam itu. Artinya, penilaian Anda terlalu dangkal dan tidak berfokus pada apa yang membuat Anda dan si dia "klik".  

3. Anda memilih pria-pria yang menarik untuk mendongkrak kepercayaan diri Anda yang rendah.

"Apakah Anda membutuhkan pasangan yang tampan untuk membuat Anda merasa lebih baik?" tanya Debbie Mandel, penulis Turn on Your Inner Light: Fitness for Body, Mind, and Soul.

Jika Anda merasa diri Anda menarik dan berdaya, Anda pasti akan mencari seseorang yang sama positifnya dengan Anda. Anda lalu mencari seseorang yang punya selera humor yang baik, seorang pendengar yang baik, dan sangat perhatian pada orang-orang di sekitarnya. Pada dasarnya, orang tersebut tahu bahwa apa pun yang dilakukannya akan berpengaruh pada orang lain.

Dengan kata lain, jika Anda merasa tidak puas dengan apa pun kecuali fisiknya yang keren, hal itu akan menunjukkan bagaimana diri Anda sebenarnya, bukan tentang si dia. Anda memilih pria ganteng ini dengan harapan dia akan memberikan "halo effect" pada Anda. Masalah Anda yang sebenarnya adalah kurangnya keyakinan diri, dan ini yang harus diatasi lebih dulu.
 

Kamis, 11 Agustus 2011

7 Hal yang Sering Menyebabkan Anda Malas Bercinta

0 komentar
Jakarta - Anda suka merasa malas untuk bercinta? Jangan khawatir, Anda tidak sendiri. Dibandingkan pada 1950-an, wanita sekarang ini memang jadi lebih jarang berhubungan seks. Malah menurut penelitian, 40 juta penduduk Amerika mengalami apa yang disebut para pakar 'pernikahan tanpa seks'. Mereka hanya bercinta 10 kali dalam setahun.

Kondisi yang disebutkan di atas tentu memprihatinkan. Seks sebenarnya bukan hanya baik untuk menjaga hubungan Anda dan pasangan, tapi juga bermanfaat untuk kesehatan.

Sayangnya tidak semua orang bisa selalu bersemangat untuk bercinta. Ada saja hal yang membuat Anda malas untuk berhubungan intim dengan pasangan. Berikut ini delapan alasan yang paling sering menyebabkan hal itu, seperti dikutip dari Health:


1. Kamar Tidur Bukan Lagi Tempat yang Menggairahkan
Tempat tidur seharusnya digunakan hanya untuk tidur dan bercinta. Namun kini, banyak pihak ketiga yang ikut menghiasi tempat tidur Anda. Mulai dari laptop, smartphone sampai televisi.

Semua kecanggihan teknologi itu bisa membuat Anda dan pasangan kurang tidur dan akhirnya menghancurkan kehidupan seks. Anda tentu jadi merasa malas untuk menggoda pasangan jika dia terus memandang BlackBerry atau iPhone-nya.

Solusinya: "Di waktu-waktu tertentu, cobalah Anda menerapkan aturan 'tidak boleh ada teknologi' di kamar tidur," saran Anita H. Clayton, seorang profesor di University of Virginia dan penulis 'Satisfaction: Women, Sex, and the Quest for Intimacy'.

2. Pil Kontrasepsi
Beberapa orang bisa kehilangan gairahnya karena minum pil kontrasepsi. Bukan hanya pil, kontrasepsi hormonal lainnya juga dapat menyebabkan efek sejenis.

Menurut konsultan seks wolipop, dr. Vanda Mustika, kontrasepsi hormonal ini mengubah kadar hormon tertentu di dalam darah, sehingga tentunya pada beberapa wanita kadar hormon yang mengatur urusan libido menjadi ikut terganggu.

Dengan penambahan hormon ini, cairan vagina yang dikeluarkan bila terjadi stimulasi biasanya lebih sedikit dan lebih kental, yang secara tidak langsung dapat mempengaruhi kenyamanan hubungan seksual dan dapat membuat gairah bercinta menurun.

Solusi: Coba tanyakan pada dokter kandungan Anda soal efek samping dari pil kontrasepsi tersebut. Jika memang Anda merasa tidak cocok, Anda bisa mencoba alat kontrasepsi lainnya seperti kondom dan IUD.

3. Kesibukan
Seharian Anda disibukkan dengan berbagai hal mulai dari memasak, mengurus keluarga, bekerja hingga olahraga. Kesibukan ini bisa terus berlanjut hingga jelang malam hari.

Aktivitas harian yang menyita waktu ini bisa membuat Anda lelah dan memicu stres. Kombinasi kedua hal itu sudah pasti membuat Anda tidak lagi memprioritaskan seks.

Solusi: Seks spontan sepertinya tidak cocok untuk Anda yang malas bercinta karena lelah atau stres. Cobalah membuat manajemen waktu yang lebih baik. Rencanakan satu hari untuk Anda bisa menikmati kembali keintiman bersama pasangan. Jangan lupa persiapkan diri. Misalnya dengan berendam di air hangat agar Anda merasa lebih rileks.

4. Membenci Tubuh Anda
Cukup banyak wanita yang tidak merasa percaya diri dengan tubuhnya. Wanita ini akhirnya akan menolak bercinta jika mereka merasa gemuk.

"Secara emosional, kita sudah termakan definisi media soal bagaimana tubuh seksi itu. Pesan yang disampaikan biasanya, Anda harus tampil dengan tubuh sedemikian rupa jika ingin disebut seksi," jelas Clayton.

Pesan yang salah itu akhirnya membuat wanita semakin minder dengan tubuhnya. Mereka malu memiliki tubuh gemuk atau berlemak, apalagi jika dilihat pasangannya.

Solusi: "Jangan pikirkan tentang lemak pada perut atau riasan pada wajah Anda," ujar Dr. Ruth. "Nikmati saja apa yang diberikan oleh pasangan. Anda harus rileks mendapatkan orgasme," tuturnya lagi.

"Pria ingin istri mereka membebaskan dirinya saat bercinta, dan hal ini tidak akan mungkin jika istrinya cemas akan penampilan fisiknya," tambah Les Parrot, profesor psikologi di universitas Seattle Pacific, seraya menekankan agar wanita lebih percaya diri.

Sementara menurut seorang antropolog yang juga penulis buku 'Why Him, Why Her', Dr Helen Fisher, pria tidak memperhatikan setengah dari apa yang dikhawatirkan wanita. "Sangat luar biasa sebenarnya karena saat Anda merasa antusias, bersemangat dan bergairah, pria tidak akan memperhatikannya (kekurangan pada tubuh wanita)," jelasnya.

5. Pasangan Terlihat Tidak Tertarik Bercinta
Pasangan yang tidak terlihat antusias untuk bercinta bisa langsung menurunkan gairah wanita. Menurut Bob Berkowitz, PhD, penulis He’s Just Not Up for It Anymore: Why Men Stop Having Sex, and What You Can Do About It', pria yang melakukan hal itu bisa jadi karena dia tengah gundah.

Solusi: Cobalah untuk bicara dengan pasangan Anda. "Sangat wajar jika Anda merasa ditolak," jelas Berkowitz. Namun usahakan saat bicara dengannya jangan terlalu membuatnya merasa bersalah atau menuduhnya macam-macam.

"Saat seorang pria tidak menikmati kehidupan seksnya, dia bisa merasa gagal sebagai seorang pria," tambah Berkowitz.

6. Anda Depresi
Perasaan depresi merupakan salah satu pembunuh gairah wanita. Depresi memang bisa diatasi dengan minum obat. Sayangnya banyak antidepresan yang justru bisa menurunkan gairah seks Anda. Alhasil, Anda depresi dan minum obat anti depresan, hasrat seksual pun semakin menurun.

Solusi: Jika depresi tersebut benar-benar sudah mengganggu kehidupan Anda, berkonsultasilah pada ahli atau dokter. Dokter bisa memberikan beberapa alternatif pengobatan selain minum antidepresan.

"Psikoterapi bisanya tidak menyebabkan disfungsi seksual dan cukup efektif mengatasi depresi yang tidak terlalu berat," jelas Clayton.

7. Anda Sedang Sakit
Beberapa wanita yang menjalani terapi karena libido mereka rendah diketahui punya masalah endokrin. Mereka didiagnosa menderita masalah tiroid sehingga menyebabkan wanita-wanita ini depresi, gairah seks rendah dan punya masalah kesuburan.

Wanita-wanita yang menderita penyakit seperti anemia, diabetes, atau rheumatoid arthritis juga bisa membuat mereka tidak mood bercinta karena kerap merasa kelelahan.

Solusi: Berkonsultasilah pada dokter, soal pengobatan terbaik apa yang bisa didapat dan tak mengganggu kehidupan seks. Clayton menyarankan Anda harus mencoba mengeksplor cara apa saja yang bisa dilakukan sehingga Anda bisa menikmati momen bercinta.(wolipop)

Minggu, 31 Juli 2011

TIPS UNTUK MENYAMARKAN BUNYI KENTUT ANDA

0 komentar



Berikut ini adalah beberapa tips untuk menyamarkan bunyi kentut. Jadi kalau anda sudah ga kuat nahan, udah kebelet bisa pake cara-cara seperti dibawah ini :

1. Pura-pura dorong meja
saat anda kebelet ingin kentut. Anda bisa mencari sebuah meja didekat anda. kalau bisa sih carinya yang rada berat. Kenapa? karena pertama meja yang berat bisa menimbulkan suara yang keras bila didorong yang kedua bisa melatih otot tangan anda agar semakin kuat. Jadi kalau anda sering kentut, otot anda bisa sekalian terlatih.Nah, saat anda temukan meja coba dorong meja itu pas sekali saat anda mengeluarkan kentut. Jadinya suara kentut anda bisa tersamarkan oleh suara gesekan antara meja dengan lantai. Untuk pengaturan timing yang tepat bisa anda latih sendiri di rumah, disaat waktu senggang. PERHATIAN ! Tips ini jangan dipakai apabila bunyi kentut anda tidak berbunyi “pret” namun “tiuuuuut”

2. Teknik bersin ala ninja
Teknik ini sangatlah rahasia. Teknik sudah dipraktekan sejak ribuan tahun yang lalu oleh para ninja-ninja dan tetap menjadi rahasia setidaknya sebelum anda membaca artikel ini. Teknik bersin ala ninja ini pertama kali dipraktekkan oleh kaisar ajinomoto (tanpa bermaksud menyebutkan merek tertentu) kaisar ketiga saat masa keemasan klan ninja hokage. Baiklah, itu sejarahnya tadi tapi bagaimana caranya? Saat anda mau kentut anda bisa mengambil benang atau bulu apapun dari baju atau rambut juga bisa. kemudian benang tersebut dipakai untuk menggelitiki hidung anda, tahan rasa geli sampai waktu yang ditunggu-tunggu itu datang . bersinlah tepat disaat anda mengeluarkan kentut. Bunyi bersin yang keras sangat dianjurkan. Bahkan kaisar Ajinomoto mencontohkan bersin yang sangat keras hingga posisi badannya menjadi nungging, niscaya kentut pun akan semakin mudah dan menyenangkan >-
-
3. Pura-pura memperagakan sulap didepan teman anda
Mungkin saat anda mau kentut anda sedang berada ditengah-tengah teman anda. Wah gawat tuh, kalau kentut bisa langsung tiba-tiba dijauhin. Gini caranya, anda bisa berkata pada teman anda, ” Eh aku punya alat musik baru . . . nih liat yah “. Lalu anda menyelipkan tangan anda diantara ketiak anda lalu gerak-gerakkan tangan layaknya burung lagi terbang. saat tangan dikepit, keluarkan kentut anda. Anda bisa berimprovisasi dengan membuat nada-nada “indah”. Sehingga teman anda lebih fokus ke musiknya daripada bunyinya gitu. Tentunya, memilih audience yang tepat adalah penting ! karena ga semua orang bisa tertipu dengan cara ini

Arsip Blog